Kongres Presma IAIN Curup Resmi Digelar, Momentum Kebangkitan Organisasi Mahasiswa
LPM Gelora Parrhesia, Rejang Lebong, 14 Juli 2026 - Wakil Rektor III Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, Dr. Sagiman, M.Kom., secara resmi membuka Kongres Presiden Mahasiswa (Presma) IAIN Curup periode 2026/2027 yang diselenggarakan di Aula Rektorat IAIN Curup pada Senin (13/7/2026) pukul 13.00 WIB. Mengusung tema “Satu Suara, Satu Perubahan”, kegiatan tersebut menjadi momentum kebangkitan organisasi kemahasiswaan setelah mengalami kevakuman selama kurang lebih dua tahun.
Dalam sambutannya, Dr. Sagiman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kongres yang diharapkan mampu melahirkan kepengurusan Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA-I) periode 2026/2027. Menurutnya, kehadiran kepengurusan baru akan menjadi harapan bagi seluruh civitas akademika untuk kembali menghidupkan berbagai kegiatan organisasi mahasiswa di lingkungan IAIN Curup.
“Dengan hadirnya pengurus DEMA yang baru, tentu menjadi harapan baru bagi kita semua untuk kembali memajukan kegiatan-kegiatan organisasi mahasiswa di IAIN Curup. Setelah beberapa waktu mengalami kevakuman, ini menjadi momentum untuk kembali bergerak dan mengaktifkan organisasi yang ada,” ujarnya.
Terkait komitmen kampus terhadap kepengurusan yang akan datang, Sagiman menegaskan bahwa pihak kampus menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada mahasiswa. Setelah kepengurusan baru terbentuk dan disahkan oleh rektor, kampus akan memberikan dukungan terhadap berbagai program kerja yang dijalankan oleh organisasi mahasiswa.
“Organisasi mahasiswa merupakan wadah untuk berdiskusi, mengembangkan ilmu pengetahuan, serta menggali potensi diri. Karena itu, kami berharap seluruh mahasiswa dapat kembali aktif berorganisasi demi membangun kampus yang kita cintai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) IAIN Curup, Zakki, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kongres dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk membentuk kembali struktur organisasi mahasiswa yang sempat vakum.
“DEMA-I dan SEMA merupakan bagian penting dalam struktur organisasi kemahasiswaan. Oleh karena itu, setelah kurang lebih dua tahun mengalami kevakuman, kongres ini diselenggarakan agar roda organisasi dapat kembali berjalan secara terarah dan terstruktur,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa tema “Satu Suara, Satu Perubahan” dipilih sebagai simbol persatuan mahasiswa dalam mewujudkan perubahan di lingkungan kampus.
“Perubahan hanya dapat tercapai melalui persatuan dan kesepakatan seluruh elemen mahasiswa. Karena itu, tema ini diharapkan dapat menjadi semangat bersama untuk membangun organisasi mahasiswa yang lebih baik,” ungkap Zakki.
Pada Kongres Presma IAIN Curup periode 2026/2027, tercatat hanya terdapat satu pasangan calon yang mengikuti proses pemilihan. Meski demikian, kongres tetap menjadi wadah demokrasi mahasiswa dalam menentukan arah kepemimpinan dan keberlangsungan organisasi kemahasiswaan di kampus.
Melalui pelaksanaan Kongres Presma 2026/2027, SEMA berharap kepengurusan DEMA-I yang akan terpilih nantinya mampu menjalankan roda organisasi secara optimal serta membangun sinergi dengan seluruh organisasi mahasiswa di IAIN Curup.
Penulis: AR
Editor: HES

Komentar
Posting Komentar