Lebong Darurat Banjir! Sungai Ketahun Meluap hingga Lumpuhkan Jalan



LPM Gelora Parrhesia, Rejang Lebong, 7 Mei 2026 - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebong sejak Rabu malam menyebabkan debit air Sungai Ketahun meningkat drastis hingga meluap ke sejumlah kawasan permukiman warga. Akibatnya, banjir merendam Desa Talang Liak II, Kecamatan Bingin Kuning, dan menghambat aktivitas masyarakat sejak pagi hari.

Dilansir dari media online PortalBermano.com, luapan air mulai memasuki area permukiman warga sekitar pukul 05.15 WIB, terutama di wilayah sekitar SMP Negeri 5 Lebong. Dalam waktu kurang lebih satu jam, ketinggian air terus meningkat hingga mencapai paha orang dewasa di beberapa titik. Kondisi tersebut membuat warga panik dan segera mengevakuasi barang-barang berharga, perabot rumah tangga, hingga kendaraan ke tempat yang lebih aman guna menghindari kerusakan akibat genangan air yang terus naik.

Selain merendam rumah warga, banjir juga berdampak pada akses transportasi di wilayah tersebut. Ruas jalan provinsi Bengkulu–Curup menuju Muara Aman yang berada di Desa Talang Liak II dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Tingginya genangan air di badan jalan, khususnya di sekitar gedung SMP Negeri 5 Lebong, membuat arus lalu lintas lumpuh sementara dan memaksa pengendara mencari jalur alternatif.

Melalui konfirmasi siaran langsung TikTok akun Ndo Minions, kondisi serupa juga terjadi di kawasan Ujung Tanjung. Dalam siaran tersebut diinformasikan bahwa luapan air sungai telah mencapai jalan utama, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan pengendara yang melintas di wilayah tersebut.

Dilansir dari PortalBermano.com, sejumlah lokasi yang berada di area lebih tinggi dimanfaatkan warga sebagai tempat penyelamatan kendaraan. Salah satunya halaman kantor media online yang berada tidak jauh dari kawasan terdampak banjir dijadikan tempat penitipan kendaraan warga untuk sementara waktu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi terkait jumlah rumah terdampak maupun kerugian material akibat banjir tersebut. Namun, masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Ketahun diimbau untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi terjadi dan dikhawatirkan dapat menyebabkan debit air kembali meningkat.


Penulis: NA

Editor: HES

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Siapa yang Berhak Menulis Sejarah? Menyoal Pemutakhiran Sejarah Indonesia di Tengah Kepentingan Kekuasaan #PojokTulisan

Gana Samuhita, Komunitas Sosial Pemuda yang Hidupkan Literasi di Rejang Lebong

Laki-Laki Juga Butuh Ruang Aman; Maskulinitas Bukan Soal Dominasi #PojokTulisan